Rabu, Juli 02, 2008

Re: Repost

Asslm...
Kemarin baru dapet e-mail curhat dari temen se angkatan..
bagus juga.. dan kayanya emang cocok banget bwt gw..
Isinya gini...

Salam

Alhamdulillah, saya sudah bisa mengetik lagi.
Hari-hari yang begitu membuat saya merasa terisolir
telah lewat. Saya ingin kembali menguatkan ikatan
batin pada mereka yang pernah melintas dan bergesekan
dengan hidup saya. Setidaknya mengingatkan kembali
tentang masa-masa yang telah lewat bersama. Dalam laku
yang barangkali menyenangkan, dan barangkali pula
membawa luka yang berujung dendam.

Saya ingin mengingat dan melupakan kembali. Mengingat
apa yang harus diingat berupa kesalahan saya yang
memerlukan permintaan maaf kepada semua. Dan melupakan
kesalahan -yang barangkali telah mereka lakukan pada
diri saya- dengan senyum indahnya, dengan
kebaikan-kebaikanny a, dengan salam dan sapa yang
begitu bersahabat saat berjumpa, pagi-siang-petang.

Ada dari -mereka-kalian- yang barangkali telah lama
kenal dan berteman dengan saya, namun hanya pertemanan
sesaat yang terbatas dan mudah dilupakan begitu saja.
Sebaliknya, ada dari -mereka-kalian- yang barangkali
hanya melintas sebentar dalam kehidupan saya namun
begitu bermakna dan membawa arti penting bagi hidup
saya. Saya pun barangkali seperti itu juga bagi
-mereka-kalian- : begitu mudah dilupakan atau bahkan
begitu bermakna untuk kehidupan -mereka-kalian- .

Setiap kali melakukan perjalanan dan kembali, selalu
ada yang dilupakan dan selalu ada yang melintas datang
dan tak mudah hilang dari ingatan. Begitulah hari-hari
saya selama 22 tahun hidup di dunia ini. Berjalan ke
sekolah, menjalin pertemanan dengan guru untuk ilmu
dan dengan sesama siswa untuk membangun diri, lalu
kembali pulang: mengingat dan melupakan. Berjalan ke
suatu tempat entah dimana, memotret segala yang ada
dengan hati, bergesekan dengan kehidupan sosial yang
ada, alam dan budayanya, lalu kembali pulang:
mengingat dan melupakan. Ya, begitu pulalah hidup
saya: untuk dilupakan dan barangkali juga untuk
diingat dan begitu berarti bagi yang lainnya. Tapi
saya masih tetap saya, belum begitu berarti apa-apa.

: sisanya cukup dibersihkan
dari genangan air dan lumpur
: yang kebingungan,
mengambil jalan pintas
meminta - menghambat - menghapus
: serba sepi sapa
sendiri dan sendiri
lalu pergi
: tak pernah habis
terus bertambah
keluar dari logika
matematika
: ukuran dunia memang bisa disiasati
tapi siapa mampu mensiasati ukuranNya?
: setidaknya aku pun tidak.


nb: posting ini gara2 kemarin dateng ke "tempat keramat", ketemu sama beberapa orang yang sebenarnya sudah lama kenal, tapi entah kenapa berasa kaya ga kenal.. (curcol dikit)

Tidak ada komentar: